Rabu, 05 November 2014

KATA PENGANTAR
Bismillahirrohmannirohom .
           Assalamualaikum WR.WB
                        Segala puji dan syukur hanya kita persembahkan hanya untuk tuhan kita Allah SWT . karena atas Rahmat-Nya makalah yang saya buat ini berjalan dengan lancer karna seiringan dengan waktu yang ada, Allhamdulillah .
                        Makalah ini berisi tentang pelajaran Ilmu Budaya Dasar, yg sebagai mana kita ketauai disana berisi tentang pembentukan dan pengembangan serta wawasan perhatian pengetahuan dan pemikiran mengenai gejala yang ada dan timbul dalam masyarakat Indonesia, khususnya masalah manusia dan budaya dalam masyarakat Indonesia agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran berkenaan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan dapat dipertajam,merupakan deskripsi sajian dalam Ilmu Budaya Dasar .
                        Ilmu budaya dasar ini merupakan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum , tentang konsep untuk mengkaji masalah manusia serta kebudayaanya .
                        Sebagai akhir kata, saya akhirilah kata pengantar saya  dan maafkanlah bila ada kekurangan atau salah kata yang ada pada makalah ini, wassalamualaikum wr.wb.








DAFTAR ISI
BAB 1. TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR
A.       PENDAHULUAN
B.       IBD SEBAGAI BAGIAN DARI MKDU
C.        PENGERTIAN IBD
D.       TUJUAN IBD
E.        RUANG LINGKUP IBD
   




















1.            TINJAUAN TENTANG ILMU BUDAYA DASAR.
A.       PENDAHULUAN
                                  Mata kuliah ilmu budaya dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai tentang kebudayaan dan tentang berbagai macam masalah yang dihadap manusia didalam kesehariannya. Hal ini dirasa perlu karena kurangnya pendidikan pada kita, baik yang menengah maupun diperguruan tinggi. Dan banyak factor-faktor penyebabnya terutama sistem pendidikan kita, ini tidak dapat di pungkiri karna system pendidikan kita yang sangat rendah sehingga membuat kebanyakan dari kita yang tidak bepikir luas. Para lulusan perguruan tinggi kadang kurang mempunyai tempat untuk mereka berpijak, mereka relative terlalu mengesampingkan bidang-bidang lain. Tetapi sepertinya keadaan seperti ini membuat mereka tidak memperhatikan bidang-bidang lain.
                                                                Dan disinilah diharapkan kegunaan mata kuliah ini, agar lulusan perguruan tinggi kita dari semua jurusan dapat mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan. Dan adanya kesamaan ini diharapkan agar interelasi antara intelektuil dan kita lebih sering dengan akibat yang positif bagi pemangunan Negara kita pada umumnya .
                                                                Diharapkan agar mata kuliah ini dapat menjadi semacam “lingua franca” bagi para akademisi yang berbagi pada lapangan ilmiah. Dengan memiliki satu bekal yang sama. Dan diharapkan agar para akademisi agar lebih lancar dalam berkomunikasi. Dengan lancarnya berkomunikasi ini maka lancar pula pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani oleh para cendikiawan dari berbagai lapangan keahlian itu .
                                                                Dengan adanya mata kuliah Ilmu Budaya Dasar ini maka mahasiswa dapatmemiliki latar belakang yang lebih luas tentang budaya-budaya di Indonesia dan juga mempunyai niat akan mendalami kebudayaan diindonesia lebih lanjut. Dan akhirnya mahasiswa akan ikut dalam mengembangkan kebudayaan Indonesia dan melestarikan alamnya dengan kreativitas yang mereka punya. Salah satu pentingnya kuliah ini adalah mata kuliah ini bukanlah pelajaran sastra, musik, bukan juga filsafat, bukan sesuatu disiplin yang berdiri sendiri. Sesuai dengan namanya “Ilmu Budaya Dasar” ilmu ini hanya memberikan dasar-dasar yang cukup kuat kepada mahasiswa untuk mencari hubungan antarasegala segi kebudayaan dan hubungan, dan usaha yang terus-menerus untuk mencari kebenaran,keindahan,kebebasan dalam berbagai bentuk. Dan setelah memperhatikan mata kuliah ini hendaknya mahasiswa memperlihatkan :
1.        Minat dan kebiaan untuk menyelidiki apa-apa saja yg terjadi di sekitarnya, dan menelaah pa yg dikerjakannya .
2.        Kesadaran akan nilai-nilai yang dianutnya dan apa hubungan nilai-nilai ini denga kehidpannya di kesehariannya.
3.        Dan kerelaan hati memikirkan kembali dengan hati terbuka nilai-nilai yang dianutnya dan menilai apakah dirinya sendiri dapat membenarkan nilai-nilai untuk dirinya sendiri.
4.        Dan keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasnaya sudah dapat diterimanya dengan penuh tanggung jawab dan menolak nilai-nilai yang tidak bisa dibenarkannya.
                      Latar belakang yang diberi mata kuliah ini selain untuk melihat konteks budaya Indonesia juga sesuai tentang programan perguruan tinggi. Dalam rangka memnyempurnakan gelar sarjananya.
                      IBD juga mempunyai latar belakang budaya, Negara danmasyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahannya, yaitu :
1.        Indonesia mempunyai berbagai suku bangsadan segala keanekaragaman budayanya dan tidak lepas dari ikatan primodal, kesukuan, dan kedaerahan .
2.        Proses pembangunan yang terjadi terus menurus sehingga menimbulkan dampak positif dan negative dalam bentuk terjadinya perubahan dan pergese an system nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun akan terkena.
3.        Kemajuan di ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perumahan kondisi kehidupan manusia dalam bentuk banyaknya, sehingga menimbulkan konflik dan tata nilai budayanya, sehingga manusiapun bingung sendiri terhadap kemajuan yang telah diciptakannya. Hal ini dikarenakan sifat dari ambivalen teknolgi, yang di samping itu juga memiliki segi positif,dan segi negative. Dan manusiapun menjadi resah dan juga gelisah .

B.    ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI BAGIAN DARI MATA KULIAH DASAR UMUM.

              Ilmu budaya dasar adalah salahsatu komponen dari sejumlah mata kuliah dasar umum (MKDU)yang merupakan mata kuliah wajib di setiap Perguruan Tinggi, baik yang sifatnya eksakta maupun yang non eksakta.
              Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga Negara sarjan ayang berkualitas sebagai berikut :
1.        Berjiwapancasila sehingga segala keputusan serta tindakan menerminkan pengalaman pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
2.        Taqwa kepada Tuhan yang Maha Esa,bersikap dan bertindak sesuai ajaran agamanya, dan memiliki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain .
3.        Memiliki wawasan komperehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi permasalahan kehidupan baik ekonomi, politik, kebudayaan, maupun petahanan keamanan.
4.        Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama-sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya, maupun lingkungan alamiah dan secara bersama-sama berperan serta didalam pelestariannya.
      Jadi, pendidikan umum yang menitik beratkan pada usaha untuk mengembangkan peribadian manusia, pada dasarnya berbeda pda mata kuliah - mata kuliah bantu yang bertujuan untuk menompang keahlian siswa untuk menampung disiplin ilmunya .
C.     PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR.

              Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangka untuk mengkaji masalah-masalah dan kebudayaan.
              Istilah IBD dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilah bahasa inggris “The Humanities” adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin “Humanus” yang bisa di artikan manusiawi,berbudaya, dan halus (Fefined). Dengan mempelajari “The Humanities” di andaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih bebrudaya, dan lebih halus. Secara demikian bisa dikatakan bahwa “The Humanities” berkaitan dengan masalah-masalah nilai, yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia bisa menjadi humanus mereka harus mempelajari ilmu, yaitu “The Humanities” di samping tidak meninggalkan tanggung jawabnya sebagai manusia itu sendiri. Ilmu Budaya Dasar atau “Basic Humanities” sebagai satu mata kuliah tidaklah identic dengan “The Humanities” yang di artikan dalam bahasa Indonesia yaitu “Pengetahuan Budaya”.
              Pengetahuan Budaya “The Humanities” dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian cabang ilmu (disiplin) seni dan Filsafat.keahlian inipun di bagi-bagi lagi kedalam berbagai bidang keahlian yang lainnya, seperti seni sastra, seni tari, seni rupa, dan lainnya. Sedangkan Ilmu Budaya Dasar “Basic Humanities” sebagai mana yang diungkapkan di atas, adalah usaha dasar yang dapat memberika Ilmu Budaya Dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Masalah-masalah ini dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan Budaya “The Humanities”, baik secara gabungan disiplin dalam pengetahuan ataupun dengan menggunakan keahlian-keahian budaya .
              Dengan ini maka diharapkan memperlihatkan :
a.        Minat dan kebiasaan untuk menelaah apa-apa yang terjadi disekitarnya, dan yang dekerjakannya.
b.        Kesadaran akan nilai-nilai yang dianutnya lalu membangunkan nilai-nilai tersebut di kehidupan sehari-harinya.
c.        Keberanian moral untuk mempertahankan nilai-nilai yang dirasakan sudah dapat diterima dengan penh tanggung jawab dan sebaliknya menolak nilai-nilai tersebut.

D.    TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR.
              Ilmu Budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan  dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
              Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :
Ø Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya ,seta mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
Ø Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budayap
Ø  serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
Ø Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan ataupun kekotaan yang disiplin dan ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sangat sempit dan condong membuat kita berpandangan kurang luas.

E.     RUANG LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
              Di bagian ini terdapat dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, kedua masalahnya yaitu :
·         Berbagai aspek kehidupan di seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya, baik dari segi masing-masing maupun secara gabungan .
·         Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat. Dalam melihat dan menghadapi lingkungan alam, social dan budaya manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan melainkan juga ketidak seragaman yang diungkapkan secara tidak seragam.
Manusia tidak bisa dijadikan subjek kajian tetapi manusia dijadikan objek kajian, bagaimna hubungannya dengan alam, dengan sesame manusia, diri sendiri dan nilai-nilai manusaia dan juga bagaiman hubungan mereka dengan tuhan .
  Pokok pembahasan yang akan dikembangkan adalah :
ü Manusia dan cinta kasih
ü Manusia dan keindahan
ü Manusia dan penderitaan
ü Manusia dan keadilan
ü Manusia dan pandangan hidup
ü Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
ü Manusia dan kegelisahan
ü Manusia dan harapan .

                                                      Kedelapan pokok pembahasan itu termasuk kedalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya. Perwujudan mengenai cinta, misalnya terdapat dalam karya sastra,tarian,music,filsafat,lukisan,patung dan lain sebagainya. Masing-masing pokok pembahsan itu dapat didekati dengan cara menggunakan cabang-cabang pengetahuan budaya secara sendiri-sendiri maupun secara gabungan. Pokok pembahasan tentang cinta dan kasih misalnya, dapat didekati dengan menggunakan karya seni sastra atau flsafat atau seni tari atau yang lainnya . jadi intinya semua pokok pembahsan itu menggunakan cara sendiri-sendiri untuk mendekatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar