Rabu, 05 November 2014

DAFTAR ISI
MANUSIA
HAKEKAT MANUSIA
KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
PENGERTIAN BUDAYA
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
WUJUD KEBUDAYAAN
ORIENTASI NILAI BUDAYA
PERUBAHAN KEBUDAYAAN
KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN








1.            MANUSIA DAN KEBUDAYAAN .
        Manusia dan kebudayaan adalah hal penting yang terkait antara satu sama lain. Di dalam bab 2  ini akan menjelaskan tentang manusia dan kebudayaan. Dan disini akan diberikan uraian yang lebih kuat tentang pembahasan IBD.

A.    MANUSIA
              Manusia di dunia mempunyai salah satu peranan yang penting dan juga unik, serta dapat dipandang dari banyak segi. Dari ilmu ekstakta manusia di pandang sebagai kumpulan-kumpulan partikel atom yang memiliki jaringan-jaringan system yang dimiliki oleh manusia (Ilmu Kimia). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai system fisik yang saling terkait atu sama lain dan merupakam kumpulan dari energy (Ilmu fisika). Manusia merupakan makhluk biologis yang tergolong dalam golongan jenis mamalia (Ilmu Biologi). Dan dalam Ilmu social, manusia adalah makhluk yangselalu ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan kegiatannya, sering disebut dengan “Homo Economicus” (Ilmu Ekonomi), manusia merupakan makhluk social yang tidak dapat berdiri sendiri (Sosiologi).mahkluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik), mahkluk yang berbudaya, sering disebut “Homo Humanus” (filsafat).
              Dua pandangan yang akan dijadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia.
a.        Manusia terdiri dari empat unsur, yaitu :
v  Jasad   : badan kasar manusia yang Nampak luarnya, dapat diraba, dirasakan dan dapat menempatkan waktu pada dirinya bersifat nyata
v  Hayat : mengandung unsur hidup yang ditandai dengan gerak.
v  Ruh     : bimbingan dari pimpinan tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran,suatu kemampuan yang menciptakan sifat konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.
b.        Manusai sebagai satu kepribadian, yaitu :
v  Id yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan yang paling tidak Nampak. Id merupakan libido murni atau energy psikis yang menunjukan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran (unconcius).
v  Ego, mruoakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali di bedakan dari id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalan penguhungan energy id ke dalam saluran social yang dapat dimengerti oleh orang lain.ego akan berkembang apa satu atau dua tahun, dan pada saat anak secara nyata berhubungan dengan lingkungan sekitarnya,
v  Superego, merupakan sturuktur kepribadia paling akhir muncul superego ini kira-kira pada usia 5 tahun beda dengan Id dan Ego superego ini terbentuk dari lingkungan eksternal.

B.    HAKEKAT MANUSIA.
a.       Hakekat manusia.
Tubuh, tubuh itu yang bisa dilihat, diraba, dan dirasakan namun tubuh tidak bersifat abadi jika menusia meninggal maka tubuh akan lenyap dan menghilang(hancur). Jiwa, jiwa berada dalam tubuh manusia bersifat abadi, tidak terlihat dan abstrak, jika manusia meninggal maka jiwa akan lepas dari tubuh dan akan kembali ke asalnya yaitu Tuhan . jiwa tidak akan hancur karna jiwa adalah Roh yang ada didalam tubuh manusia sebagai penggerak dan sumber kehidupan.

b.      Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibanding dengan makhluk lainnya.
Kesempurnaan tercipta dari adab dan budaya, karna manusia diciptakan dengan akal, pikiran, perasaan dan kehendak yang terdapat di dalam jiwa manusia.dengan akal dan pikiran mereka dapat mencipakan ilmu pengetahuan dan teknologi, adanya nilai baik dan buruk, mengharuskan manusia menciptakan keindahan, ketentraman dan kebaikan. Dan dengan perasaan manusia mampu mencipakan seni , dalam diri manusia perasaan dibagi menjadi dua yaitu perasaan inderawi dan perasaan rohani .
Perasaan inderawi itu adalah rangsangan jasmani melalui pancaindra, tingkatannya rendah dan terdapat pad manusia atau juga binatang. Perasaan rohani adalah perasaaan yang luhur yang terdapat pada manusia :
1.     Perasaan intelektual ini penyangkut tentang pengetahuan, misalnya seseorang merasa senang bila mereka mengetahui sesuatu atau juga mereka akan sedih jika merka tidak mengetahuimya.
2.     Perasaan estetis ini menyangkut dengan keindahan misalnya seseorang akan merasa senang apabila melihat atau mrasakan atau mndengar sesuatu yang menurutnya indah dan akan kesal apabila tidak indan menurutnya.
3.     Perasaan etis perasaan ini menyangkut tentang kebaikan dia akan merasa senang bila merasa sesuatu itu baik dan merasa kesal apabila merasa sesuatu itu jahat.
4.     Perasaan diri ini menyangkut tentang harga diri karena ada kelebihan diri dari yang lain misalnya dia merasa angkuh, sombong dan bangga yang belebihan karena kelebihan yang dia peroleh dan merasa rendah apabila merasa banyak kekurangannya dari yang lain .
5.     Perasaan social, ini menyangkut tentang perkelompok antara satu sama lain, misalnya melihat orang lain senang maka dia juga akan ikut senang, atau melihat orang sedih dia juga akan ikut sedih dalam arti ikut merasa kehidupan orang lain.
6.     Perasaan religious perasaan yang berperanan dengan agama atau kepercayaan. Seorang merasa tentram jiwanya apabila ia tawakal kepada tuhannya.

c.       Makhluk biokultular, yaitu makhluk hayati yang budayawi.
Manusia adalah produk dari saling berinteraksi dari factor-faktor hayati dan budayawi, sebagai makhluk hayati manusia dapat dipelajari dari segi anatomi fisiologi atau faal, biokimia, psikobiologi, patologi, genetika, biodemografi, evolusi biologisnya, dan lain-lain. Sebagai makhluk budayawi manusia dapat dipelajari dari segi kekerabatan, kemasyarakatan, psikologi social, kesenian,ekonomi, perkakas, bahasa, dan lainlain.
d.      Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.
Soren Kienkegaard seorang fisuf Denmark pelopor ajaran “eksistensialisme” memandang manusia dalam konteks kehidupan konkrit adalah makhluk almiah yang terikat dengan lingkungannya (ekologi), memiliki sifat-sifat lamiah dan tunduk pada sifat alamiah juga.
Hidup manusia mempunyai tiga taraf yaitu, estatis, etis, dan religious. Dengan kehidupan estatis manusia mampu menangkap kehidupan dunia disekitarnya sebagai kehidupan yang mengagumkan, dalam kehidupan etis manusia meningkatkan kehidupan etatis kedalam tingkatan manusiawi dalam bentuk keputusan yang bebas dan dapat dipertanggung jawabkan. Dan dengan kehidupan religious manusia menghayati pertemuannya dengan tuhan.
C.     KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR.
Kepribadian bangsa timur merupakan yang menganut budaya dari Timur (Asia,&Timur-Tengah), yang menunjukkan keKhasan dan pola piker dan kebiasaa mereka yang di dapat dari daerah Timur, kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat tepo seliro atau memiliki sifat toleransi yang tinggi. Dalam berdemokrasi bangsa timur umumnya aktip dalam mengutarakan aspirasi rakyat. Seperti di Negara Korea, dalam berdemokrasi mereka duduk sambil memegang poster protes dan di Negara Thailand mereka berdemokrasi dengan tertib dan damai. Kepribadian bangsa timur juga identic dengan tutur kata yang lemah lembut dan sopan dalam bergaul maupun dalam berpakaian. Terdapat ciri khas dalam berbagai Negara yang mencerminkan Negara tersebut memiliki suatu kepribadian yang unik, misalnya Masyarakat Indonesia khususnya daerah Jawa, sebagian mereka bertutur kata yang lembut dan sopan. Dan terdapat beberapa aturan atau larangan yang tidak boleh dilakukan menurut versi orang-orang dulu yang sebenarnya menurut orang Jawa itu suatu nasihat yang membangun keturunannya.
D.    PENGERTIAN BUDAYA
Kebudayaan berasal dari kata kultur yang dalam bahasa latin adalah cultural (kata kerjanya, colo, colore) dan artinya memelihara atau mengerjakan, mengolah. Pengertian ini berkembang menjelang abad 18 melalui karangan herder tentang sejarah semesta, Ideen Zur Geschicte de Menscheit, dan karangan Klem berjudul Allagemeine Culturgesschichte der Menscheit. Dalam analisa kedua tokoh ini perkataan kultur atau kebudayaan dalam arti yang modern mendapat arti tingkat kemajuan, yaitu tingkat pengerjaan atau pengolahan yang dicapai manusia pada suatu ketika dalam perjalanan sejarah. Lebih jauh Alis Jahbana menyebutkan bahwa terdapat (tujuh) pengolahan definisi kebudayaan, yaitu pertama menekankan kenyataan bahwa budaya itu adalah suatu keseluruhan yang kompleks, yang terjadi dari unsur-unsur yang berbeda seperti pengetahuan, kepercayaan, seni, hokum, moral, adat istiadat, dan segala kecakapan yang lain yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Kedua, menekankan sejarah kebudayaan, yang memandang kebudayaan sebagai warisan atau tradisi. Ketiga, menekankan sebagai kebudayaan yang normative, yakni kebudayaan sebagai cara aturan dan jalan hidup manusia, dan juga di tekankan tentang cita-cita, nilai-nilai dan kelakuan. Keempat, pendekatan secara psikologis, kebudayaan sebagai penyesuaian menusia sebagai sekitarnya.
Kebudayaan kultul dalam bahasa sansekerta adalah buddahayah, dalam bentuk jamak dari buddhi yang berate budi atau akal.
E.     UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN.
Unsur kebudayaan adalah komponen-komponen pokok yang terjadi pembentuk suatu kebudayaan. Apakah kebudayaan itu ? untuk mengetahui dan mengenal apakah itu kebudayaan bacalah artikel tentang pengertian dan definisi budaya dan kebudayaan. Kebudayaan secara garis besar dapat didefinisikan sebagai hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang dilakukan secara sadar dalam kehidupan masyarakat.
Cipta adalah kemampuan akal pikiran yang menghasilkan ilmu pengetahuan.
Rasa adalah kemampuan indra yang mendorong manusia untuk mengembangkan rasa keindahan yang melahirkan karya-karya seni yang agung.
Karsa adalah kehendak mnusia trhadap adanya kesempurnaan hidup, kemuliaan dan kebahagiaan .
Berdasarkan pengertian dan definisi diatas tentang kebudayaan, maka dapat diketahui bahwa secara umum kebudayaan memiliki (tujuh) unsur penting yang menjadi komponen pokok pembentukan kebudayaan yaitu :
1.        Unsur peralatan dan perlengkapan hidup, seperti : rumah, pakaian, kendaraan,
2.        Unsur matapencaharian, seperti : pegawai, petani, buruh
3.        Unsur system kemasyarakatan, seperti : hokum, kekerabatan,perkawinan
4.        Unsur bahasa baik lisan maupun tulisan, missal : alat komunikasi
5.        Unsur kesenian, seperti : seni tari, seni rupa, seni teater,seni music
6.        Unsur Ilmu pengetahuan, seperti : pengetahuan dan teknologi
7.        Unsur agama dan kepercayaan


F.     WUJUD KEBUDAYAAN
A.       Ciri-ciri dari wujud budaya adalah :
·      Abstrak : sulit diraba dan dilihat bentuknya
·      Tempatnya ada di pikiran individu atau masyarakat
·      Menjadi acuan atau pedoman individu dalam bertingkah laku sehari-hari
·      Relative lebih sulit dalam mengalami perubahaan.
B.             WUJUD TINDAKAN :
Wujud tersebut dinamakan system social, wujud ini bisa di observasi, difoto, dan didokumentasi. Bersifat konkret dalam wujud perilaku dan bahasa .
C.        CIRI-CIRI SISTEM SOSIAL(WUJUD BUDAYA PERLAKUAN BERPOLA):
·         Bentuknya lebih konkrit dari pada wujud budaya ide atau gagasan
·         Merupakan penerapan atau perwujudan dari budaya wujud ide
·         Relative mudah berubah
·         Bisa diobservasi atau diamati pola-pola kegiatan sehari-haridalam memenuhi beragam kebutuhan hidupnya.
D.       WUJUD ARTEFAK
Wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan dan karya semua perbuatan manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba,dilihat,dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara tiga wujud kebudayaan tadi.
E.        Ciri-ciri wujud kebudayaan teknologi
a.     Sangat konkrit, dapat dilihat dan diraba wujudnya berupa perlatan atau benda
b.     Paling mudah terjadi perubahan bentuk, karena mudah rusak.
Koenjaraningrat sendiri menawarkan empat wujud kebudayaan, yaitu :
Kebudayaan sebagai nilai idiologis, kebudayaan sebagai system gagasan,kabudayaan sebagai system tingkah laku,dan tindakan yang berpola.dan kebudayaansebagai benda fisik(artifak)(koenjaraningrat 2005)
G.    ORIENTASI NILAI BUDAYA
Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki system nilai, menurut C.Kluckhohn dalam karyanya Variationsin in Value Orientation (1961) system nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu :
a.     Hakekat Hidup manusia (MH)
Hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem, ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menggangap hidup sebagai suatu hal yang baik “mengisi hidup”
b.     Hakekat Karya Manusia
Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda, ada yang berpandangan mementingkan orientasi masa lampau, ada pula yang berpandangan untuk masa kini atau masa yang akan datang.
c.     Hakekat Alam Manusia
Ada kebudayaan yang menggangap manusia harus mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin, ada pula kebudayaan yang beranggapan manusia harus harmonis dengan alam dan manusia harus menyerah pada alam.
d.     Hakekat Hubungan manusia
Dalam hal ini yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, baik secara horizontal (sesamanya) maupun secara vertical (orientasi kepada tokoh-tokoh). Ada pula yang berpandangan individualism (menilai tinggi kekuatan sendiri).


H.    PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga,tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan
Contoh :
Masuknya mekanisme pertanian mengakibatkan hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi di lesung di ganti oleh teknik “Huller” di pabrik penggilingan padi,peranan buruh tani sebagai buruh penumbuk padi jadi kehilangan pekerjaan.itu semua karna terjadi perubahan pada kebudayaan yng berpengaruh kepada masyarakat. Tidak hanya itu perubahan ini juga terjadi pada : kesenian, ilmu pengetahuan,teknologi, filsafat,bahkan perubahan dalam bentuk juga peraturan-peraturan organisasi social
Ada factor yang menghambat terjadnya perubahan budaya, yaitu :
A.       Mendorong perubahan kebudayaan, adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terurtama unsur-unsur teknologi dan ekonomi.
B.       Adanya kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah, missal : adat istiadat dan keyakinan agama (kebudayaan non material)
Adanya individu-individu yang sungkar menerima unsur-unsur perubahan terutama generasi tu yang kalot.
Dan ada juga beberapa factor yang terjadinya perubahan .
A.       Factor Intern : Perubahan demokrafis
Perubahan yang terjadi di suatu daerah biasanya cenderung makin bertambah,akan mengakibatkan di beberapa sector kehidupan: bidang perekonomian, pertambahan penduduk,dan memengaruhi persediaan kebutuhan sandang pangan
Konflik social : dapat memengaruhi perubahan kebudayaan dalam sautu masyarakat.
Kaum pendatang dengan penduduk setempat di daerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemertintah mengikut sertakan penduduk setempat dalam program pembangunan sama-sama transmigrasi.
Bencana alam : sesuatu yang menimpa masyarakat dapat memengaruhi kebudyaan.
Contohnya tempat-tempat yang rusak perubahan dapat terjadi karna warga setempat beradaptasi dengan tempat tersebut.

B.       Factor Ekstern : Perdagangan.
Indonesia terletak di daerah-daerah perdagangan, itulah sebabnya mereka yang berjualan/ membeli bukan hanya saja melaksanakan proses jual beli tapi mereka juga memperkenalkan kebudayaan mereka.
Penyebaran Agama : masuknya agam hindu ke india atau budaya arab bersamaan dengan proses penyebaran agama Hindu dan islam ke Indonesia,demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proes penyebaran agama Kristen dan koloniallisme.
Peperangan : kedatangan bangsa barat ke Indonesia umumnya menimbulkan perlawan keras sehingga terjadi peperangan, dalam suasana tersebut ikut pula unsur-unsur budaya bangsa asing ke Indonesia.

I. KAITAN MANUSIA DENGAN KEBUDAYAAN
Manusia dan kebudayaan meruoakan dua hal yang sangat erat terkait satu sama lain. Manusia di alam dunia ini memegang peran yang unik, dan dapat di pandang dari berbagai segi. Dalam imu social manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, hubungan manusia dengan kebudayaan, yaitu :
·      Manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan oleh manusia, dalam ilmu sosiologi manusia dan kebudayaan di nilai sebagai Dwitunggal yang berati walaupun keduanya berbda tetapikeduanya merupakan satu kesatuan. Manusia yang menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya.

·      Manusia dan kebudyaan atau manusia dengan masyarakat oleh karena itu memiliki hubungan keterkaitan yang erat satu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidak bisa lagi membedakan manayang lebih awal muncul manusia atau kebudyaan. Analisa tentang keberadaan keduanya harus menyertakan pembatasan masalah dan waktu agar analisis dapat dilakukan dengan cermat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar